Selasa, 18 Oktober 2011
IMF: Ekonomi Indonesia Melambat 0,2 Poin di 2012
Menurut International Monetary Fund (IMF) pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melambat 0,2 poin di 2012. "Sementara pertumbuhan ekonomi di Asia akan tumbuh (-0,3 poin) dan di Indonesia secara umum akan tumbuh (-0,2 poin)," tutur Senior President Representative for Indonesia Milan Zavadjil di Jakarta, Senin (17/10).
Pada 2012, pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi sebesar 6,3% dari 6,4% pada 2011. Namun demikian, penurunan tersebut, jelasnya, tidak perlu dikhawatirkan. Sebab, Indonesia memiliki modal yang sangat baik untuk menunjang pertumbuhan. "Selain itu, ada faktor seperti rendahnya ketergantungan Indonesia pada aset-aset Eropa dan kuatnya konsumsi domestik," tukasnya.
Kondisi terebut tidak seperti kondisi di Eropa dan AS yang mengalami perlambatan ekonomi. Tidak hanya itu, kondisi neraca keuangan Indonesia juga stabil dan masih sangat likuid. Rasio tingkat utang terhadap GDP penduduk juga wajar.
Dari sisi perbankan, Milan menilai perbankan Indonesia memiliki tingkat kredit yang tinggi, tapi masih dalam tingkat yang wajar. "Perbankan Indonesia juga sedikit memegang portofolio Eropa, jadi ketergantungannya sangat kecil," pungkasnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar